3 Ikatan Setan Disaat Tidur

0
480

Seringkali kita menyiapkan alarm disamping tempat tidur supaya pada saat yang sudah direncanakan bisa bangun tengah malam dan melaksanakan ibadah kepada Allah Ta’ala. Akan tetapi seringkali pula yang terjadi tidak sesuai rencana, bahkan niat tinggal niat dan tidur tetap berjalan cepat.

Ketika alarm berbunyi dengan tepat, segera kitapun menindaklanjuti dengan cepat, namun bukan untuk bangun dan sholat, melainkan mematikan alarm dan mimpi berlanjut maka shubuh pun menjadi terlewat.

Mengapa bisa seperti itu…?, ternyata di saat bantal merapat setan jin mengikat kepala dengan tiga kawat.

Rasulluh saw. bersabda:

حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلَاثَ عُقَدٍ إِذَا نَامَ بِكُلِّ عُقْدَةٍ يَضْرِبُ عَلَيْكَ لَيْلًا طَوِيلًا فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عَنْهُ عُقْدَتَانِ فَإِذَا صَلَّى انْحَلَّتِ الْعُقَدُ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berkata: Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda: Setan akan mengikat ujung kepala seseorang yang sedang tidur dengan tiga ikatan, sehingga menyebabkan kamu tertidur dengan pulas dan lama. 

Apabila seseorang di antara kamu itu terbangun serta menyebut nama Allah, maka ikatan partama akan terlepas. Apabila dia berwudhu maka akan terbukalah ikatan yang kedua. Apabila dia sholat maka akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasakan suatu kesegaran dan ketenangan hati, jika tidak dia akan merasa malas dan tidak bergairah”

  • Riwayat Bukhari di dalam Kitab Jum’at hadits nomor 1074.
  • Riwayat Muslim di dalam Kitab Qiyamul Lail hadits nomor 1295.
  • Riwayat Nasa’i di dalam Kitab Sholat Orang Musyafir Dan Mengkoshornya hadits nomor 1589.

‘Sebaliknya jika ikatan tersebut tidak dilepas dengan cara-cara di atas maka kalian akan bangun dalam cara yang buruk, rasa malas, dan tidak dengan hati yang baik’.
(HR. Bukhary)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY