Daurah Nasional Ruqyah Syar;iyyah Siri 3
Daurah Nasional Ruqyah Syar;iyyah Siri 3

Lagi viral ni status para peruqyah yg gak mau viral. Terus biar perdukunan aja yg viral gitu. Gak mau viral atau gak bisa viral ?

Indonesia ada sisi yg berbeda, terutama dari negeri Arab, di mana perdukunan di publikasikan di media televisi, surat kabar, secara terang-terangan. Di akses seluruh lapisan masyarakat, bisa melakukan pengobatan jarak jauh secara live di televisi.

Kalau di Saudi, ketauan sebagai dukun maka hukumannya di Pancung.

Kita berdakwah harus menyesuaikan keadaan. Jika media televisi di lawan dengan ketawadhuan, duduk dirumah, tanpa media apapun. Yakin dakwah ruqyah akan di kenal luas ?

Kita bersyukur ada Ruqyah Trans7 yang diisi ust Muhammad Zunaidi, Ust Muhammad Faizar dan Ust Azimah Azzimam Aulia Arrahman. Sebab video2 mereka di tv lah dakwah ruqyah diindonesia di kenal sampai ke rumah2.

Kita juga berterima kasih pada praktisi ruqyah yang membangun media dakwah ruqyah di youtube. Sedikit banyak mereka ikut andil mengenalkan dakwah ruqyah.

Kita juga menghargai para praktisi ruqyah yg tetap menjaga keikhlasan dengan tidak membuat video publikasi apapun.
.
Tapi apapun itu nasihat Ulama’ perlu jadikan acuan untuk kita menata hati. Jaga niat saat mempublikasikan testimoni apalagi video ruqyah. Niatkan untuk menunjukan keajaiban Al-Qur’an bukan kehebatan terapis.

Jaga keikhlasan karena semua kesembuhan itu datangnya dari Allah.
.
Saya menghargai Fatwa Syeikh dalam hal ini, dan kedepan akan memperbaiki isi video dakwah agar lebih bermanfaat untuk ummat. Saya tidak akan berhenti, cuma akan memperbaiki.
.
Untuk teman2 yang baru memulai jgn berhenti, ntm jaga niatan ikhlas, jaga etika dalam pengambilan video dan gambar.
Jaga niat. Jaga niat. Jaga niat.

By. Eri Abdulrohim
( Praktisi video dakwah ruqyah )

Eh jgn lupa besok jumpa Ulama’ di Bangi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here